EVALUASI DIRI SEKOLAH SEBAGAI PENJAMINAN MUTU INTERNAL PENDIDIKAN ISLAM

  • Niken Ristianah STAI Darussalam Nganjuk
  • Yulia Anggun R.N. Prodi MPI STAI Darussalam Nganjuk
  • Durrotun Nisak Prodi MPI STAI Darussalam Nganjuk
  • Febrina Maya R Prodi MPI STAI Darussalam Nganjuk
  • Saidatuz Zahro Prodi MPI STAI Darussalam Nganjuk
Keywords: evaluasi, diri, penjaminan, mutu internal

Abstract

Penjaminan mutu (quality assurance) adalah seluruh kegiatan terencana dan sistematis yang diimplementasikan di dalam sistem mutu. Penjaminan mutu sebagai bagian sistem mutu itu adalah peningkatan mutu dengan berbasis pencegahan dan pemecahan masalah. Dalam penjaminan mutu ada dua kegiatan penjaminan mutu yaitu penjaminan mutu eksternal dan penjaminan mutu internal. Penjaminan mutu eksternal adalah akreditasi sekolah atau Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh Badan Independen yaitu Badan Akreditasi. Sedangkan penjaminan mutu internal adalah evaluasi diri yang dilakukan oleh setiap lembaga pendidikan. Evaluasi diri sekolah adalah alat untuk menilai secara internal, benar dan jujur, keseluruhankinerja sekolah dilihat dari 8 Standar Nasional Pendidikan yang hasilnya merupakan dasar penulisan Rencana Pengembangan Sekolah/Rencana Kerja Sekolah

References

Hasri Salfen. 2002. Kepemimpinan Kepala Sekolah Dari Kerangka Desentralisasi dan Otonomi Sekolah (Edisi Khusus-HUT-FE-UM).
Sitti Roskina Mas, Pengelolaan Penjaminan Mutu pendidikan (Yogyakarta: Zahr, 2017).
Hanun Asrohah, Manajemen Mutu Pendidikan (Surabaya: UIN Sunan Ampel Press, 2014).
Barnawi, M. Arifin, Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2017).
Hanif saha Ghafur, Manajemen Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi di Indonesia; Satuan Analisis Kebijakan (Jakarta: Bumi Aksara, 2008), 102.
Salfen Hasri, Kepemimpinan Kepala Sekolah Dari Kerangka Desentralisasi Dan Otonomi Sekolah (Edisi Khusus-HUT-FE-UM.Oktober, 2002),19
Published
2021-12-10
Section
Articles